Gorontalo-Universitas
Negeri Gorontalo (UNG) terus mendorong implementasi kerja sama melalui program
pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.
Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik
Tahap 2 di Desa Pilobuhuta, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, melalui
program pemanfaatan pekarangan rumah secara produktif.
Kehadiran mahasiswa KKN
Tematik UNG di Desa Pilobuhuta disambut langsung oleh Kepala Desa Hamzah Meluko
bersama jajaran pemerintah desa. Melalui program tersebut, mahasiswa
berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat desa untuk mengoptimalkan
potensi pekarangan sebagai ruang produktif yang dapat mendukung ketahanan
pangan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.
Program yang diusung
mahasiswa bertajuk “Penataan Pekarangan Hijau Produktif sebagai Strategi
Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga dan Peningkatan Kualitas Lingkungan di Desa
Pilobuhuta, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo.”
Program ini menjadi
salah satu bentuk implementasi kerja sama UNG dengan masyarakat dan pemerintah
desa melalui pendekatan pemberdayaan. Mahasiswa tidak hanya menjalankan
kegiatan selama masa KKN, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat agar
pemanfaatan pekarangan dapat dilanjutkan secara mandiri dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya,
mahasiswa akan mengajak masyarakat menata serta mengoptimalkan lahan di sekitar
rumah sesuai dengan kondisi dan ketersediaan pekarangan masing-masing. Lahan
yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal diarahkan menjadi ruang budidaya
berbagai tanaman pangan maupun tanaman produktif.
Pemanfaatan pekarangan
tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga, terutama
melalui ketersediaan tanaman yang dapat digunakan untuk memenuhi sebagian
kebutuhan pangan rumah tangga. Di sisi lain, keberadaan tanaman di sekitar rumah
juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan
nyaman.
Kepala Desa Pilobuhuta,
Hamzah Meluko, menyambut baik kehadiran mahasiswa UNG serta program
pemberdayaan yang akan dilaksanakan. Menurutnya, pemanfaatan pekarangan
merupakan kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan memiliki potensi
memberikan manfaat apabila dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami menyambut baik
program yang dibawa mahasiswa. Pekarangan yang selama ini mungkin belum
dimanfaatkan secara maksimal dapat diarahkan menjadi lebih produktif dan
memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan
program, mahasiswa didampingi oleh Lydia Surijani Tatura dan Niniek Pratiwi
selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Pendampingan tersebut dilakukan untuk
memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan kondisi, potensi, dan kebutuhan
masyarakat di Desa Pilobuhuta.
Melalui implementasi
kerja sama ini, UNG berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak hanya bersifat
edukatif, tetapi juga mendorong masyarakat menjadi pelaku utama dalam
pengembangan potensi desanya. Pemanfaatan pekarangan produktif diharapkan dapat
menjadi praktik pemberdayaan yang memberikan manfaat bagi ketahanan pangan
keluarga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang berkelanjutan.
Program KKN Tematik ini
sekaligus memperkuat peran UNG dalam menjalin hubungan kolaboratif dengan
pemerintah desa dan masyarakat melalui kegiatan yang berorientasi pada
kebutuhan lokal. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, penataan pekarangan hijau
produktif di Desa Pilobuhuta diharapkan dapat terus dikembangkan dan memberikan
dampak positif dalam jangka panjang.