Update Terkini

Berita

KOLABORASI UNG DAN RSUD AINUN HABIBIE: DOSEN TEKNIK SIPIL KAWAL PERENCANAAN BUNKER RADIOTERAPI
Umum
Umum 14 Aug 2026 0 dilihat

KOLABORASI UNG DAN RSUD AINUN HABIBIE: DOSEN TEKNIK SIPIL KAWAL PERENCANAAN BUNKER RADIOTERAPI

Gorontalo-Kolaborasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dengan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie terus diwujudkan melalui keterlibatan sumber daya akademik dalam mendukung kebutuhan teknis pembangunan fasilitas kesehatan di Provinsi Gorontalo. Dalam implementasi kerja sama tersebut, dua dosen Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UNG dipercaya sebagai tenaga ahli dalam proses perencanaan pembangunan bunker fasilitas RG Linac, Brachytherapy, dan CT Simulator di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie.

 

Keterlibatan dosen Teknik Sipil UNG tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan kepakaran profesional untuk mendukung perencanaan infrastruktur kesehatan yang membutuhkan tingkat ketelitian dan aspek keselamatan teknis yang tinggi. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan antara UNG dan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, tetapi juga menjadi bentuk nyata pemanfaatan kompetensi akademisi untuk menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

 

Implementasi kerja sama tersebut berlanjut melalui pembahasan teknis yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, di kantor PT. Bayu Berlian Mandiri Consultant, Bekasi, Jawa Barat. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pemantapan perencanaan pembangunan bunker, khususnya dalam memastikan aspek struktur, kapasitas dukung fondasi, kondisi tanah, hingga potensi likuefaksi telah diperhitungkan secara komprehensif sebelum memasuki tahapan pembangunan.

 

Dua dosen yang dipercaya memberikan kepakaran dalam proses tersebut adalah Kasmat Saleh Nur, S.T., M.Eng., sebagai ahli struktur dan Dr. Ir. Fadly Achmad sebagai ahli geoteknik RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Keduanya membawa kompetensi Teknik Sipil UNG untuk memberikan pertimbangan teknis dalam perencanaan fasilitas kesehatan yang memiliki kebutuhan struktur dan aspek keselamatan konstruksi yang tinggi.

 

Dalam pembahasan bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan PT. Bayu Berlian Mandiri selaku konsultan perencana, tim ahli Teknik Sipil UNG memberikan sejumlah masukan agar desain struktur atas dan bangunan bawah direncanakan sebagai satu kesatuan. Integrasi tersebut menjadi penting karena beban yang bekerja pada struktur harus dapat diteruskan menuju sistem fondasi secara aman dengan mempertimbangkan kondisi tanah pada lokasi pembangunan.

 

Pada aspek struktur, Kasmat Saleh Nur memberikan masukan terhadap konsep desain dan pembebanan bangunan. Evaluasi dilakukan terhadap gaya yang bekerja pada struktur atas hingga mekanisme penyaluran beban menuju fondasi. Pertimbangan tersebut diperlukan untuk memastikan sistem struktur yang direncanakan memiliki tingkat keamanan dan keandalan sesuai dengan kebutuhan bangunan bunker.

 

Sementara itu, pada aspek geoteknik, Dr. Ir. Fadly Achmad memberikan telaah terhadap kondisi tanah dasar, kapasitas dukung fondasi, serta potensi terjadinya likuefaksi. Karakteristik tanah dan muka air tanah menjadi perhatian karena dapat memengaruhi respons dan stabilitas fondasi, khususnya ketika struktur menerima beban dinamis akibat gempa.

 

Pembahasan juga menempatkan hasil investigasi geoteknik sebagai bagian penting dalam pengambilan keputusan desain. Data penyelidikan tanah perlu terhubung dengan perencanaan struktur sehingga parameter fondasi yang digunakan tidak hanya memenuhi kebutuhan pembebanan bangunan, tetapi juga mempertimbangkan tingkat keamanan berdasarkan karakteristik tanah dan potensi likuefaksi di lokasi proyek.

 

Keterlibatan dua dosen Teknik Sipil UNG ini menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama yang memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi langsung terhadap pembangunan fasilitas publik. Kompetensi akademik yang selama ini dikembangkan melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan dapat diterapkan dalam pekerjaan profesional yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

 

Kolaborasi tersebut juga menunjukkan relevansi kepakaran dosen Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UNG dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur daerah. Keilmuan struktur dan geoteknik yang menjadi bagian penting dalam pendidikan Teknik Sipil tidak berhenti pada ruang akademik, tetapi dapat dimanfaatkan untuk memberikan pertimbangan teknis dalam pembangunan fasilitas kesehatan berteknologi tinggi.

 

Pembangunan bunker untuk fasilitas RG Linac, Brachytherapy, dan CT Simulator sendiri membutuhkan perencanaan yang matang karena berkaitan dengan kebutuhan struktur, kondisi tanah, serta aspek keselamatan bangunan. Karena itu, keterlibatan tenaga ahli dari Teknik Sipil UNG menjadi bagian penting dalam proses pemantapan perencanaan agar setiap aspek teknis dapat dipertimbangkan secara menyeluruh.

 

Bagi UNG, kolaborasi dengan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan institusi profesional dalam mendukung pembangunan. Melalui kepakaran dosen, UNG dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian kebutuhan pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan infrastruktur kesehatan.

 

Sinergi antara akademisi UNG, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, serta konsultan perencana diharapkan dapat menghasilkan perencanaan bunker yang semakin komprehensif, aman, dan andal. Kolaborasi ini menjadi gambaran nyata implementasi kerja sama UNG dengan mitra dalam menghubungkan kapasitas akademik dengan kebutuhan pembangunan strategis di daerah.