Gorontalo-Fakultas Teknik
Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat hubungan kemitraan dengan
satuan pendidikan menengah melalui kegiatan pembelajaran dan berbagi
pengetahuan. Salah satunya diwujudkan melalui kunjungan studi tiru 49 siswa
Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Negeri 1 Pulubala ke Fakultas
Teknik UNG, Selasa (1/9/26).
Kegiatan yang melibatkan siswa kelas
X, XI, dan XII tersebut turut didampingi lima orang guru. Kunjungan ini menjadi
bagian dari upaya memperkuat kerja sama pendidikan antara SMKN 1 Pulubala dan
Fakultas Teknik UNG, khususnya dalam mendukung pengembangan kompetensi siswa di
bidang teknologi jaringan komputer.
Rombongan SMKN 1 Pulubala disambut
oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik UNG, Dr. Arip Mulyanto,
S.Kom., M.Kom., di lingkungan Fakultas Teknik. Dalam kegiatan tersebut, para
siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat lingkungan pendidikan
tinggi serta perkembangan keilmuan dan teknologi yang berkaitan dengan bidang
Computer Network Engineering.
Melalui kegiatan studi tiru ini,
siswa tidak hanya memperoleh wawasan dari pembelajaran di sekolah, tetapi juga
mendapatkan pengalaman langsung mengenai penerapan ilmu jaringan komputer di
lingkungan perguruan tinggi. Siswa dapat melihat fasilitas pembelajaran
sekaligus memperoleh gambaran mengenai proses pengembangan kompetensi di bidang
teknologi informasi dan jaringan.
Bagi Fakultas Teknik UNG, kegiatan
tersebut menjadi bagian dari implementasi kerja sama pendidikan yang membuka
ruang interaksi antara perguruan tinggi dan pendidikan vokasi tingkat menengah.
Kolaborasi semacam ini dinilai penting untuk membangun kesinambungan
pembelajaran sekaligus memperkenalkan ekosistem pendidikan keteknikan kepada
siswa sejak jenjang sekolah menengah.
Kehadiran siswa SMKN 1 Pulubala juga
menjadi momentum bagi Fakultas Teknik UNG untuk berbagi pengetahuan dan
memperkenalkan berbagai perkembangan teknologi kepada calon generasi terampil
di Gorontalo. Interaksi antara dosen, mahasiswa, guru, dan siswa diharapkan
dapat memperluas wawasan mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja serta
perkembangan teknologi yang terus mengalami perubahan.
Kerja sama pendidikan antara SMK dan
perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat keterhubungan antara
pendidikan vokasi, perkembangan keilmuan, dan kebutuhan dunia kerja. Melalui
kegiatan seperti studi tiru, siswa memperoleh pengalaman yang dapat melengkapi
pembelajaran di sekolah sekaligus membantu mereka memahami peluang pengembangan
pendidikan dan karier setelah menyelesaikan pendidikan menengah.