Gorontalo-Universitas
Negeri Gorontalo (UNG) melalui Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) terus
memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan layanan kesehatan melalui
monitoring pelaksanaan praktik mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners
di Rumah Sakit (RS) Ratumbuysang Manado.
Dekan FOK UNG, Dr.
Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., AIFO.P., melakukan kunjungan ke RS
Ratumbuysang Manado pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kunjungan tersebut menjadi
bagian dari upaya fakultas dalam memantau dan mengevaluasi pelaksanaan praktik
profesi mahasiswa, khususnya pada stase keperawatan jiwa.
Dalam kunjungan
tersebut, Dekan FOK UNG meninjau secara langsung proses praktik mahasiswa
sekaligus memastikan kegiatan pembelajaran klinik terlaksana sesuai dengan
standar pendidikan profesi. Monitoring ini juga menjadi bentuk dukungan
fakultas terhadap mahasiswa serta upaya memastikan pengalaman praktik di rumah
sakit dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian kompetensi calon tenaga keperawatan.
Dr. Hartono Hadjarati
menyampaikan bahwa praktik klinik merupakan komponen penting dalam pendidikan
Profesi Ners karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk
mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pembelajaran
di kampus dengan kondisi pelayanan kesehatan secara langsung.
“Kunjungan ini kami
lakukan sebagai bentuk perhatian dan komitmen FOK UNG dalam memastikan
pelaksanaan praktik mahasiswa Profesi Ners berjalan dengan baik. Mahasiswa
harus mampu memanfaatkan kesempatan praktik di RS Ratumbuysang Manado untuk
memperkuat kompetensi, membangun sikap profesional, serta meningkatkan
kemampuan dalam memberikan asuhan keperawatan, khususnya di bidang keperawatan
jiwa,” ujar Dr. Hartono.
Menurutnya,
keterlibatan rumah sakit sebagai lahan praktik memiliki peran strategis dalam
mendukung pembentukan kompetensi mahasiswa. Melalui pengalaman klinik,
mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai aspek pengetahuan dan keterampilan,
tetapi juga mampu menerapkan etika profesi, komunikasi, disiplin, serta
tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
“Kami berharap seluruh
mahasiswa dapat menjaga etika, disiplin, komunikasi, dan tanggung jawab selama
menjalani praktik. Nama baik almamater harus dijaga melalui sikap profesional,
kepedulian terhadap pasien, serta kesungguhan dalam mengikuti setiap proses
pembelajaran klinik,” tambahnya.
Sementara itu,
Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Ners FOK UNG, Ns. Ibrahim Suleman,
S.Kep., M.Kep., mengungkapkan bahwa monitoring yang dilakukan pimpinan fakultas
menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan praktik mahasiswa berjalan
sesuai dengan capaian pembelajaran pendidikan profesi.
“Kami sangat
mengapresiasi kunjungan Dekan FOK UNG ke RS Ratumbuysang Manado. Kehadiran
pimpinan fakultas menjadi bentuk dukungan langsung kepada mahasiswa yang sedang
menjalani praktik, sekaligus memastikan proses pembelajaran klinik berjalan
sesuai standar. Praktik keperawatan jiwa ini sangat penting untuk membentuk
kemampuan mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan secara profesional,
empatik, dan humanis,” ujar Ns. Ibrahim.
Ia menjelaskan, proses
pembelajaran klinik juga didukung melalui pendampingan oleh Clinical Instructor
(CI) klinik dan CI akademik. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu
mahasiswa mengembangkan kemampuan dalam aspek pengetahuan, keterampilan klinis,
komunikasi terapeutik, serta sikap profesional.
“Mahasiswa harus
menjadikan praktik ini sebagai pengalaman belajar yang bermakna. Melalui
pendampingan CI klinik dan CI akademik, kami berharap mahasiswa semakin matang
dalam aspek pengetahuan, keterampilan, komunikasi terapeutik, serta sikap
profesional sebagai calon ners,” tambahnya.
Monitoring praktik
Profesi Ners di RS Ratumbuysang Manado sekaligus memperkuat hubungan antara FOK
UNG dengan rumah sakit sebagai mitra dalam penyelenggaraan pendidikan profesi.
Sinergi tersebut menjadi penting karena pendidikan tenaga kesehatan tidak dapat
dilepaskan dari keterhubungan antara pembelajaran akademik dengan kebutuhan dan
dinamika pelayanan kesehatan di lapangan.
Melalui kolaborasi
antara institusi pendidikan dan rumah sakit, mahasiswa memperoleh ruang untuk
belajar secara langsung dalam lingkungan pelayanan kesehatan, sementara
institusi pendidikan dapat memastikan proses pembelajaran klinik tetap relevan
dengan standar dan kebutuhan profesi.
FOK UNG berkomitmen
untuk terus melakukan monitoring, pendampingan, dan evaluasi terhadap
pelaksanaan praktik mahasiswa di berbagai lahan klinik. Upaya tersebut
diharapkan dapat memperkuat mutu pendidikan Profesi Ners sekaligus menghasilkan
lulusan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan mampu memberikan
pelayanan keperawatan yang humanis sesuai kebutuhan masyarakat.