Update Terkini

Berita

TUTUP PENGABDIAN 45 HARI: KKN-PK DESA DATAHU TAMPILKAN CAPAIAN PROGRAM KESEHATAN HASIL KOLABORASI BERSAMA
Umum
Umum 27 Aug 2026 0 dilihat

TUTUP PENGABDIAN 45 HARI: KKN-PK DESA DATAHU TAMPILKAN CAPAIAN PROGRAM KESEHATAN HASIL KOLABORASI BERSAMA

Gorontalo-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Profesi Kesehatan (KKN-PK) Desa Datahu mengakhiri rangkaian pengabdian kepada masyarakat melalui Seminar Akhir yang menjadi momentum untuk memaparkan capaian berbagai program kesehatan hasil kolaborasi bersama pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, Karang Taruna, dan masyarakat.

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Datahu, Rabu (26/8/26), tersebut menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa selama kurang lebih 45 hari. Seminar Akhir dihadiri lebih dari 30 peserta yang terdiri atas masyarakat, Pemerintah Desa Datahu, kader kesehatan, pihak Puskesmas, Karang Taruna, serta mahasiswa KKN-PK.

 

Seminar Akhir tidak hanya menjadi ruang penyampaian hasil kegiatan, tetapi juga menjadi forum evaluasi bersama untuk melihat capaian, tantangan, serta keberlanjutan program kesehatan yang telah dilaksanakan selama mahasiswa berada di tengah masyarakat.

 

Koordinator Desa (Kordes) KKN-PK Desa Datahu, Rafly Ramadhani Kurnia, menyampaikan bahwa berbagai program kerja yang dilaksanakan selama 45 hari disusun berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat.

 

“Seminar Akhir ini merupakan kesempatan bagi kami untuk menyampaikan hasil dari seluruh rangkaian program kerja yang telah kami laksanakan selama berada di Desa Datahu,” ujar Rafly.

 

Selama masa pengabdian, mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan yang mencakup edukasi kesehatan, upaya promotif dan preventif, pendataan kesehatan, kegiatan bersama kader, pemeriksaan kesehatan, serta kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

 

Pelaksanaan berbagai program tersebut dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur di desa. Kolaborasi dengan Pemerintah Desa, tenaga kesehatan, kader, Karang Taruna, Dosen Pembimbing Lapangan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

Menurut Rafly, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program yang dijalankan.

 

“Kami menyadari bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya ditentukan oleh bagaimana program tersebut dirancang, tetapi juga oleh bagaimana program tersebut dapat diterima, dijalankan, dan dilanjutkan bersama oleh masyarakat,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak memberikan pengalaman penting bagi mahasiswa dalam memahami bahwa pelaksanaan program kesehatan membutuhkan sinergi dan partisipasi bersama.

 

Sementara itu, Kepala Desa Datahu, Saiful Hemu, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-PK atas kontribusi dan kerja sama yang telah diberikan selama berada di Desa Datahu.

 

“Atas nama Pemerintah Desa, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa atas kontribusi, kerja sama, dan pengabdiannya selama berada di desa kami,” katanya.

 

Saiful juga mengapresiasi keterlibatan Dosen Pembimbing Lapangan, pihak Puskesmas, kader kesehatan, Karang Taruna, perangkat desa, serta masyarakat dalam mendukung pelaksanaan berbagai program selama masa KKN-PK.

 

Ia berharap hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus dapat dikembangkan dan dilanjutkan oleh pihak terkait setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.

 

“Kepada anak-anak mahasiswa, manfaatkan pengalaman selama berada di Desa Datahu sebagai bekal untuk ke depannya. Jadikan setiap pengalaman dan tantangan yang ditemui selama KKN-PK sebagai bagian dari proses belajar dan pengabdian kepada masyarakat,” pesannya.

 

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil pelaksanaan KKN-PK oleh Koordinator Desa. Dalam sesi tersebut, mahasiswa memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan, capaian kegiatan, bentuk keterlibatan masyarakat, kendala yang dihadapi, serta hasil evaluasi selama kurang lebih 45 hari pengabdian.

 

Pemaparan tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Masyarakat dan peserta yang hadir turut menyampaikan pertanyaan, tanggapan, serta masukan terhadap program yang telah dilaksanakan. Forum ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat.

 

Melalui Seminar Akhir, KKN-PK Desa Datahu menegaskan bahwa berakhirnya masa pengabdian selama 45 hari bukan menjadi akhir dari kolaborasi. Berbagai program dan pengalaman yang telah dibangun diharapkan dapat menjadi fondasi bagi keberlanjutan upaya peningkatan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Datahu.

 

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian kesimpulan serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan mendukung pelaksanaan KKN-PK selama berada di Desa Datahu.