Gorontalo-Universitas Negeri
Gorontalo (UNG) melalui Program Studi Pendidikan Vokasional Konstruksi Bangunan
(PVKB) Fakultas Teknik memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten
Boalemo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Kerja sama
tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Feasibility Study (FS) Koridor
Lahumbo–Piloliyanga (Batalyon) Tahun Anggaran 2026 yang menjadi bagian penting
dalam mendukung perencanaan pengembangan infrastruktur di kawasan strategis
Kabupaten Boalemo, Selasa (1/9/26).
Komitmen kolaborasi tersebut
diperkuat melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Prodi
PVKB dan Dinas PUPR Kabupaten Boalemo pada Selasa, 1 September 2026, bertempat
di Ruang Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Boalemo. Penandatanganan
dilakukan oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Boalemo, Supandra Nur, S.T., dan
disaksikan Wakil Dekan III Fakultas Teknik UNG, Dr. Ir. Mohammad Yusuf Tuloli,
Ketua Tim IKU Fakultas Teknik UNG, Arfan Usman Sumaga, S.T., M.T., serta Kepala
Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Boalemo.
Melalui penandatanganan IA tersebut,
kerja sama antara UNG dan Dinas PUPR Boalemo diarahkan pada implementasi
kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan pembangunan daerah.
Fakultas Teknik UNG tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi turut
mengambil peran sebagai mitra keilmuan pemerintah daerah dalam mendukung
perencanaan infrastruktur melalui kajian teknis yang komprehensif.
Dalam pelaksanaan Feasibility Study
Koridor Lahumbo–Piloliyanga, UNG menghadirkan tenaga ahli dengan kompetensi
yang saling melengkapi. Tim tersebut melibatkan Dr. Ir. Anton Kaharu sebagai
ahli transportasi, Dr. Ir. Fadly Achmad sebagai ahli geoteknik, serta Dr. Ir.
Mohammad Yusuf Tuloli sebagai ahli manajemen konstruksi.
Keterlibatan tenaga ahli dari berbagai
bidang memungkinkan kajian dilakukan secara multidisiplin. Aspek transportasi
digunakan untuk menganalisis kebutuhan pelayanan dan konektivitas wilayah,
aspek geoteknik untuk mengidentifikasi karakteristik tanah dan batuan serta
potensi persoalan pada lokasi pembangunan, sementara manajemen konstruksi
berperan dalam memastikan hasil kajian dapat diterjemahkan menjadi tahapan
pembangunan yang efektif dan terukur.
Feasibility Study Koridor
Lahumbo–Piloliyanga diarahkan untuk mendukung pengembangan konektivitas menuju
kawasan strategis di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta. Berdasarkan Kerangka
Acuan Kerja, kajian mencakup pembangunan Jembatan Nani Wartabone, rekonstruksi
Jalan Kolonel Martin Liputo, peningkatan Jalan Piloliyanga–Embung, preservasi Jalan
Nani Wartabone, serta preservasi Jalan Balombo.
Pengembangan koridor tersebut juga
berkaitan dengan akses menuju Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif
TP) 915/Bitu'o serta rencana pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Desa
Piloliyanga. Karena itu, kajian tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan dan
jembatan, tetapi juga mempertimbangkan aspek konektivitas wilayah, pengembangan
kawasan, serta peningkatan pelayanan publik.
Salah satu aspek penting dalam
kajian adalah rencana pembangunan Jembatan Nani Wartabone. Hasil kajian geologi
dan geoteknik menunjukkan bahwa kawasan Piloliyanga memiliki karakteristik yang
kompleks, antara lain keberadaan batuan vulkanik, endapan aluvial, serta
struktur geologi berupa sesar dan kekar. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan
dalam menentukan alternatif teknis pembangunan, khususnya terkait sistem
fondasi dan potensi penggerusan sungai.
Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan
bahwa kapasitas akademik dan profesional yang dimiliki UNG dapat memberikan
kontribusi langsung terhadap kebutuhan pembangunan daerah. Kompetensi dosen dan
tenaga ahli yang dikembangkan melalui pendidikan, penelitian, serta pengalaman
profesional dapat diimplementasikan untuk mendukung proses perencanaan dan
pengambilan keputusan pembangunan infrastruktur.
Bagi Prodi PVKB Fakultas Teknik UNG,
implementasi kerja sama dengan Dinas PUPR Kabupaten Boalemo juga menjadi ruang
untuk memperkuat keterkaitan antara pendidikan vokasional dengan kebutuhan
dunia kerja dan pembangunan. Keterlibatan dalam persoalan infrastruktur aktual
memberikan pengalaman dan konteks pembelajaran yang relevan, sekaligus membuka
peluang pengembangan jejaring antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan
dunia konstruksi.
Penandatanganan Implementation
Agreement ini menjadi bentuk konkret komitmen UNG dan Dinas PUPR Kabupaten
Boalemo dalam membangun kolaborasi yang berorientasi pada hasil. Melalui
pelaksanaan Feasibility Study Koridor Lahumbo–Piloliyanga, kerja sama tersebut
diharapkan dapat memberikan dukungan keilmuan bagi pemerintah daerah dalam
menyiapkan perencanaan infrastruktur yang berbasis data, multidisiplin, dan
dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.