Update Terkini

Berita

UNG PERKUAT DAYA SAING LULUSAN ARSITEKTUR MELALUI KERJA SAMA SERTIFIKASI KOMPETENSI DENGAN LSP SARSI
Kerjasama
Kerjasama 17 Aug 2026 0 dilihat

UNG PERKUAT DAYA SAING LULUSAN ARSITEKTUR MELALUI KERJA SAMA SERTIFIKASI KOMPETENSI DENGAN LSP SARSI

Gorontalo-Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memperkuat upaya peningkatan daya saing lulusan melalui kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Sertifikasi Arsitek Indonesia (LSP SARSI). Kerja sama ini membuka peluang bagi lulusan arsitektur UNG untuk mengembangkan dan memperoleh sertifikasi kompetensi yang sesuai dengan standar profesi di bidang arsitektur.

 

Kerja sama tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Asosiasi Perguruan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI) Tahun 2026 yang berlangsung pada 4–5 Agustus 2026 di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Pada hari kedua, Rabu (5/8), dilaksanakan agenda penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara LSP SARSI dan perguruan tinggi peserta RAKERNAS.

 

Melalui kerja sama ini, Prodi Arsitektur UNG membuka akses pengembangan sertifikasi kompetensi bagi lulusan Sarjana Arsitektur, Sarjana Terapan, maupun lulusan Program Profesi Arsitek (PPAr). Kehadiran skema sertifikasi tersebut diharapkan dapat mendukung lulusan dalam meningkatkan pengakuan atas kompetensi yang dimiliki serta mempersiapkan diri menghadapi tuntutan dunia kerja dan profesi arsitektur.

 

LSP SARSI merupakan lembaga sertifikasi profesi yang bergerak dalam bidang sertifikasi kompetensi arsitektur. Sejumlah skema sertifikasi yang tersedia mencakup jenjang Asisten Pemula Arsitek, Asisten Arsitek, Arsitek Madya, hingga Arsitek Utama. Pelaksanaan sertifikasi dilakukan berdasarkan skema, persyaratan, dan standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh lembaga sertifikasi.

 

Bagi Prodi Arsitektur UNG, kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan profesi. Tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan selama proses pendidikan, UNG juga mendorong tersedianya akses bagi lulusan untuk memperoleh pengakuan kompetensi melalui mekanisme sertifikasi yang relevan dengan bidang arsitektur.

 

Sertifikasi kompetensi diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi lulusan ketika memasuki dunia kerja maupun mengembangkan karier profesional. Dengan adanya pengakuan kompetensi, lulusan memiliki peluang untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki berdasarkan standar yang berlaku, sehingga dapat meningkatkan kesiapan dan daya saing di tengah kebutuhan tenaga profesional arsitektur yang semakin berkembang.

 

Kerja sama UNG dengan LSP SARSI juga sejalan dengan semangat RAKERNAS APTARI 2026 yang mengangkat tema “Transformasi Pendidikan Arsitektur untuk Mewujudkan Arsitek Profesional Berkarakter dan Berkelanjutan: Dari Kearifan Lokal hingga Teknologi Masa Depan.” Forum tersebut turut membahas berbagai isu strategis pendidikan arsitektur, mulai dari pengembangan kurikulum, implementasi MBKM, pendidikan profesi, hingga penguatan kompetensi dan keilmuan arsitektur.

 

Melalui implementasi kerja sama ini, Prodi Arsitektur FT UNG terus mendorong penguatan kualitas lulusan agar tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kesiapan dan pengakuan kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia profesi. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen UNG dalam menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan memiliki daya saing di tingkat nasional.