Update Terkini

Berita

Kolaborasi KKN-PK UNG, Posyandu, dan Puskesmas Tibawa Perkuat Pemantauan Kesehatan Masyarakat di Desa Datahu
Umum
Umum 11 Aug 2026 0 dilihat

Kolaborasi KKN-PK UNG, Posyandu, dan Puskesmas Tibawa Perkuat Pemantauan Kesehatan Masyarakat di Desa Datahu

Gorontalo-Kolaborasi antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), kader Posyandu, dan Puskesmas Tibawa turut memperkuat upaya pemantauan kesehatan masyarakat di Desa Datahu, Kabupaten Gorontalo. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Posyandu yang berlangsung di Aula Kantor Desa Datahu, Senin (10/8/26).

 

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 masyarakat Desa Datahu tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Pelayanan mencakup berbagai kelompok sasaran, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, remaja, hingga lanjut usia (lansia).

 

Pelaksanaan kegiatan melibatkan tenaga kesehatan Puskesmas Tibawa, kader Posyandu, Pemerintah Desa Datahu, Tim Penggerak PKK, serta mahasiswa KKN-PK UNG. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, khususnya dalam melakukan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.

 

Penggerak Ibu PKK Desa Datahu, Rohani Mopili, S.Tr.Keb., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Posyandu memiliki peran penting sebagai sarana pemantauan kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu dan anak. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Posyandu secara rutin sehingga kondisi kesehatan dapat dipantau dan berbagai permasalahan dapat diketahui sejak dini.

 

“Posyandu merupakan kegiatan yang sangat penting untuk membantu kita memantau kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak. Karena itu, saya mengajak ibu-ibu yang memiliki bayi, balita, maupun ibu hamil untuk rutin mengikuti kegiatan Posyandu agar kondisi kesehatan dapat terus dipantau dan apabila ada masalah dapat diketahui lebih awal,” ujar Rohani.

 

Ia juga mengapresiasi keterlibatan kader Posyandu, tenaga kesehatan Puskesmas Tibawa, pemerintah desa, serta mahasiswa KKN-PK UNG yang telah bersama-sama mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

Hal senada disampaikan Kepala Desa Datahu, Saiful Hemu. Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung pemantauan kesehatan masyarakat dari berbagai kelompok usia. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu perlu terus ditingkatkan.

 

“Saya mengajak seluruh masyarakat, terutama ibu hamil, ibu yang memiliki bayi dan balita, untuk rutin mengikuti kegiatan Posyandu. Pemerintah Desa Datahu akan terus mendukung kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat,” kata Saiful.

 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pendaftaran dan pendataan peserta berdasarkan kelompok sasaran. Masyarakat kemudian memperoleh pelayanan dan pemantauan kesehatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

 

Bagi ibu hamil, pelayanan diarahkan pada pemantauan kondisi kesehatan selama masa kehamilan. Sementara bagi bayi dan balita, dilakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan anak.

 

Pelayanan juga diberikan kepada kelompok remaja dan lansia sebagai bagian dari pemantauan kesehatan serta deteksi dini terhadap berbagai kondisi yang dapat memengaruhi kualitas kesehatan masyarakat. Selain pemeriksaan, kegiatan Posyandu menjadi ruang edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola hidup sehat dan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

 

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PK UNG turut membantu pelaksanaan pelayanan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari kontribusi UNG dalam mendukung pelayanan kesehatan berbasis masyarakat sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama proses pendidikan di tengah masyarakat.

 

Kolaborasi mahasiswa KKN-PK UNG bersama Puskesmas Tibawa, kader Posyandu, pemerintah desa, PKK, dan masyarakat juga memperlihatkan bahwa penguatan kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi tersebut tidak hanya mendukung kelancaran kegiatan Posyandu, tetapi juga mendorong terbentuknya kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menjaga dan memantau kondisi kesehatannya.

 

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan menunjukkan bahwa Posyandu masih menjadi salah satu sarana penting dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat desa. Dengan keterlibatan berbagai kelompok usia, pemantauan kesehatan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan berkesinambungan.

 

Melalui kolaborasi KKN-PK UNG, Posyandu, dan Puskesmas Tibawa, kegiatan pelayanan kesehatan di Desa Datahu diharapkan dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk semakin aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan, melakukan pemeriksaan secara rutin, serta membangun kesadaran bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Datahu