Gorontalo-Kerja sama
antara Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Pemerintah Desa Isimu Utara, tenaga
kesehatan, dan masyarakat diwujudkan melalui pelaksanaan Kelas Ibu Hamil oleh
mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) UNG.
Kegiatan yang
berlangsung di Aula Kantor Desa Isimu Utara, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo,
tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan pengetahuan dan
kesiapan ibu hamil untuk menjaga kesehatan selama masa kehamilan hingga
menghadapi persalinan.
Sebanyak 20 ibu hamil
mengikuti kegiatan yang dikemas sebagai program pemberdayaan masyarakat dengan
fokus pada penguatan edukasi kesehatan ibu dan anak. Melalui kegiatan tersebut,
peserta memperoleh informasi mengenai pemenuhan gizi selama kehamilan, deteksi
dini risiko kehamilan, persiapan menghadapi persalinan, hingga perencanaan
keluarga melalui program Keluarga Berencana (KB) pascapersalinan.
Pelaksanaan Kelas Ibu
Hamil mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Isimu Utara, Bidan Desa Isimu
Utara, tenaga kesehatan, serta kader Posyandu. Kepala Desa Isimu Utara, Wawan
Husain Pipii, bersama jajaran pemerintah desa turut hadir dan memberikan
dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari upaya bersama
meningkatkan kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut.
Koordinator Desa KKN-PK
UNG Desa Isimu Utara, Moh. Saputra Ali, menjelaskan bahwa kegiatan Kelas Ibu
Hamil merupakan salah satu bentuk kolaborasi mahasiswa bersama pemerintah desa
dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi
ruang belajar bersama bagi ibu hamil untuk memperoleh informasi kesehatan yang
benar, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kesiapan dalam menjalani masa
kehamilan dan persalinan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa
Isimu Utara, bidan desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan seluruh ibu
hamil yang telah mendukung kegiatan ini,” ujar Saputra.
Dalam kegiatan
tersebut, mahasiswa KKN-PK UNG memberikan sejumlah materi edukasi yang disusun
berdasarkan kebutuhan para ibu hamil. Materi pertama membahas pemenuhan gizi
selama kehamilan, termasuk pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang
serta pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber nutrisi yang mudah diperoleh
masyarakat.
Peserta juga diberikan
pemahaman mengenai tanda bahaya kehamilan yang perlu mendapatkan perhatian
khusus. Edukasi tersebut bertujuan agar ibu hamil bersama keluarga mampu
mengenali kondisi berisiko sejak dini, seperti perdarahan, pembengkakan
berlebihan, nyeri hebat, maupun perubahan kondisi janin, sehingga dapat segera
memperoleh pertolongan dari tenaga kesehatan.
Selain itu, mahasiswa
KKN-PK UNG turut memberikan materi mengenai persiapan persalinan, meliputi
kesiapan fisik dan psikologis ibu, perencanaan tempat persalinan, kesiapan
pendamping, perlengkapan persalinan, hingga langkah yang perlu dilakukan
apabila terjadi kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan rujukan.
Pada sesi terakhir,
peserta memperoleh edukasi mengenai KB pascapersalinan. Materi tersebut
diberikan untuk meningkatkan pemahaman ibu mengenai pentingnya pengaturan jarak
kehamilan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan ibu dan anak. Peserta
juga diperkenalkan dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi yang dapat
dipertimbangkan sesuai kondisi dan anjuran tenaga kesehatan.
Kegiatan berlangsung
secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab.
Para ibu hamil aktif menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait
kondisi kehamilan yang mereka alami. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya
kebutuhan masyarakat terhadap edukasi kesehatan ibu yang mudah dipahami dan
berbasis informasi yang tepat.
Melalui pelaksanaan
Kelas Ibu Hamil tersebut, mahasiswa KKN-PK UNG berharap para ibu hamil di Desa
Isimu Utara semakin memiliki pengetahuan dan kesiapan dalam menjalani kehamilan
secara sehat, mampu mengenali risiko sejak dini, serta mengambil keputusan yang
tepat dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi.