Gorontalo-Kolaborasi
antara Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Kantor Pertanahan Kementerian
Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) se-Provinsi
Gorontalo terus memberikan ruang pembelajaran praktis bagi mahasiswa, Senin
(26/10/26). Melalui program magang selama tiga bulan, mahasiswa Jurusan
Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik UNG, memperoleh kesempatan
untuk mengaplikasikan ilmu perkuliahan secara langsung di lingkungan kerja
profesional.
Implementasi
kerja sama tersebut ditandai dengan kegiatan penarikan mahasiswa magang yang
telah menyelesaikan program praktik kerja di sejumlah Kantor Pertanahan ATR/BPN
di wilayah kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini sekaligus menjadi
momentum evaluasi pelaksanaan magang dan penguatan hubungan kelembagaan antara
UNG dan instansi pemerintah.
Kegiatan
penarikan diawali di Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo Utara dan dihadiri
oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo Utara, Rachmad Nugroho, S.H.,
Kepala Subbagian Tata Usaha, M. Nuzul Hikmah, S.ST., serta Ketua Jurusan
Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik UNG, Dr. Ir. Sri Sutarni Arifin.
Dalam
kesempatan tersebut, Rachmad Nugroho, S.H., menyampaikan apresiasi atas
kontribusi mahasiswa magang PWK UNG selama menjalankan praktik kerja di
lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo Utara. Menurutnya, kehadiran
mahasiswa tidak hanya memberikan pengalaman belajar di dunia kerja, tetapi juga
membantu pelaksanaan sejumlah program pertanahan.
Salah
satu bentuk kontribusi mahasiswa adalah keterlibatan dalam kegiatan
inventarisasi tanah wakaf melalui survei lapangan dan pemetaan. Kegiatan
tersebut mendukung penyediaan data dan informasi pertanahan, khususnya dalam
proses identifikasi, inventarisasi, dan pemetaan bidang tanah wakaf di wilayah
Kabupaten Gorontalo Utara.
Ia
berharap kerja sama antara Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo Utara dan
Jurusan PWK Fakultas Teknik UNG dapat terus berlanjut melalui berbagai program
yang memberikan manfaat bagi kedua institusi, sekaligus mendukung peningkatan
kualitas sumber daya manusia di bidang pertanahan dan pengembangan wilayah.
Sementara
itu, Ketua Jurusan PWK Fakultas Teknik UNG, Dr. Ir. Sri Sutarni Arifin,
menjelaskan bahwa program magang merupakan bagian penting dari proses
pembelajaran untuk mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kebutuhan dan
tantangan di dunia kerja.
Melalui
kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menerapkan ilmu dan
keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan, khususnya dalam bidang
perencanaan wilayah, sistem informasi geografis, survei, pemetaan, serta
pengelolaan data spasial.
“Program
magang ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di
bangku kuliah ke dalam praktik kerja nyata. Selain meningkatkan kompetensi dan
pengalaman profesional mahasiswa, kegiatan ini juga merupakan bentuk kontribusi
nyata Jurusan PWK Fakultas Teknik UNG dalam mendukung pembangunan dan
pengembangan wilayah di Provinsi Gorontalo,” ungkapnya.
Lebih
lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan
tinggi dan instansi pemerintah dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya
memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan teknis, kemampuan
beradaptasi, serta pemahaman terhadap permasalahan pembangunan di lapangan.
Selama
tiga bulan pelaksanaan magang, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam
memahami proses administrasi pertanahan, pengumpulan dan pengolahan data,
pelaksanaan survei dan pemetaan, serta pemanfaatan teknologi informasi
geospasial untuk mendukung program pemerintah. Pengalaman tersebut menjadi
bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi kebutuhan dan dinamika dunia
kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Program
magang ini dilaksanakan di Kantor Pertanahan ATR/BPN yang menjadi lokasi
penempatan mahasiswa PWK UNG di wilayah kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Pelaksanaannya mencerminkan upaya menghubungkan pembelajaran di perguruan
tinggi dengan kebutuhan praktis instansi pemerintah, sekaligus membuka peluang
bagi mahasiswa untuk memahami penerapan ilmu perencanaan wilayah secara lebih
komprehensif.
Melalui
implementasi kerja sama ini, Jurusan PWK Fakultas Teknik UNG berkomitmen untuk
terus mengembangkan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan serta memperkuat
peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung
pembangunan wilayah yang terencana, berkelanjutan, dan berbasis data spasial.