Gorontalo-Lembaga Pengembangan
Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) Universitas Negeri
Gorontalo (UNG) terus memperkuat kemitraan dengan sekolah-sekolah di Kabupaten
Gorontalo melalui implementasi Program UNG Mengajar Batch 10. Salah satu bentuk
penguatan kemitraan tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Kepala Sekolah dan
Guru Pamong UNG Mengajar yang dilaksanakan bagi sekolah-sekolah mitra.
Kegiatan yang dilaksanakan, Kamis (3/9/26) tersebut dipusatkan di SMAN 2 Limboto, Kabupaten
Gorontalo. Pelatihan diikuti puluhan Kepala Sekolah dan Guru Pamong dari
sekolah-sekolah mitra yang menjadi bagian dari pelaksanaan Program UNG Mengajar
Batch 10 di wilayah Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala
LPMPP UNG Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., Sekretaris Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kabupaten Gorontalo Dr. Sutrisni Dj. Yunus, S.Pd., M.Pd., Kepala
Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo
Dewi Fatmawaty Talani, S.Pd., M.Si., serta Ketua Tim Guru dan Tenaga
Kependidikan Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Mohammad Fardhie Umar, S.E.,
M.AB.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Dr. Sutrisni
Dj. Yunus, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Sutrisni menyampaikan apresiasi
kepada UNG atas pelaksanaan Program UNG Mengajar yang dinilai memberikan
kontribusi bagi sekolah, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran dan
pemenuhan kebutuhan tenaga pengajar.
“Program ini dapat mengisi
kekurangan guru di sekolah. Mahasiswa juga mendapatkan pengalaman mengajar yang
nyata, sekaligus membantu sekolah dalam proses belajar mengajar,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan Program UNG
Mengajar tidak terlepas dari sinergi antara UNG dan sekolah mitra. Karena itu,
Kepala Sekolah dan Guru Pamong diharapkan dapat terus membangun komunikasi dan
koordinasi bersama UNG selama pelaksanaan program.
“Mari kita dukung penuh mahasiswa
UNG Mengajar agar dapat memberikan kontribusi terbaik bagi peningkatan mutu
pendidikan di Kabupaten Gorontalo,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala LPMPP UNG
Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd. menegaskan bahwa penguatan kemitraan dengan
sekolah merupakan bagian penting dalam memastikan Program UNG Mengajar dapat
terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat bagi kedua pihak.
Menurut Prof. Elya, Kepala Sekolah
dan Guru Pamong memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan mahasiswa
selama berada di sekolah mitra. Kepala Sekolah berperan dalam menciptakan
lingkungan sekolah yang kondusif, sedangkan Guru Pamong menjadi mentor yang mendampingi
mahasiswa secara langsung dalam menjalankan tugas mengajar.
“Kepala Sekolah menentukan iklim
sekolah yang kondusif, sedangkan Guru Pamong adalah mentor langsung mahasiswa.
Melalui pelatihan ini kita menyamakan persepsi agar pendampingan berjalan
terarah dan berdampak,” ungkap Prof. Elya.
Pelatihan tersebut menjadi ruang
untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan pemahaman antara UNG dan sekolah
mitra terkait pelaksanaan Program UNG Mengajar Batch 10. Materi yang diberikan
meliputi teknis pelaksanaan program, tugas pokok dan peran Guru Pamong, sistem
monitoring dan evaluasi, serta penguatan literasi, numerasi, dan pemanfaatan
teknologi dalam pembelajaran.
Melalui kegiatan tersebut, UNG dan
sekolah mitra tidak hanya membangun koordinasi dalam pelaksanaan program,
tetapi juga memperkuat pola pendampingan mahasiswa agar kehadiran mereka dapat
memberikan kontribusi nyata terhadap proses pembelajaran di sekolah.
Pelatihan Kepala Sekolah dan Guru
Pamong UNG Mengajar Batch 10 di Kabupaten Gorontalo diharapkan menjadi bagian
dari penguatan kemitraan berkelanjutan antara UNG dan satuan pendidikan.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan Program UNG Mengajar
sekaligus memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan
pendidikan di Kabupaten Gorontalo.