Update Terkini

Berita

FOK UNG DAN TOBACCO CONTROL UNHAS PERKUAT PENGENDALIAN TEMBAKAU MELALUI PENANDATANGAN PKS KTR
Kerjasama
Kerjasama 18 Sep 2026 0 dilihat

FOK UNG DAN TOBACCO CONTROL UNHAS PERKUAT PENGENDALIAN TEMBAKAU MELALUI PENANDATANGAN PKS KTR

Gorontalo-Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) memperkuat kolaborasi dengan Tobacco Control Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang penguatan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Kamis, (17/9/26).

 

Penandatanganan PKS tersebut menjadi bentuk nyata implementasi kerja sama antarkedua institusi dalam mendukung upaya pengendalian tembakau sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Kolaborasi diarahkan pada pengembangan kegiatan akademik, penelitian, edukasi kesehatan, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok.

 

Melalui PKS ini, FOK UNG dan Tobacco Control Unhas berkomitmen mengembangkan berbagai program kolaboratif yang berbasis pada kebutuhan dan bukti ilmiah. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dampak konsumsi tembakau dan paparan asap rokok.

 

Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., AIFO.P., mengatakan bahwa penandatanganan PKS tersebut menjadi momentum penting bagi FOK UNG untuk memperkuat kontribusi dalam bidang kesehatan masyarakat, khususnya pengendalian tembakau dan pengembangan lingkungan yang lebih sehat.

 

“Perjanjian kerja sama ini menjadi momentum penting bagi FOK UNG untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang kesehatan masyarakat, khususnya terkait pengendalian tembakau dan pengembangan lingkungan yang lebih sehat. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Dr. Hartono.

 

Menurutnya, kolaborasi dengan Tobacco Control Unhas yang memiliki perhatian dan kompetensi pada isu pengendalian tembakau dapat menjadi ruang pengembangan kapasitas akademik sekaligus memperkuat pelaksanaan program kesehatan di lingkungan perguruan tinggi dan masyarakat.

 

“Kami berharap kerja sama ini dapat menghasilkan berbagai program inovatif, baik dalam bentuk penelitian, edukasi masyarakat, maupun kegiatan penguatan kapasitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Sementara itu, perwakilan Tobacco Control Universitas Hasanuddin mengapresiasi komitmen FOK UNG dalam memperkuat upaya pengendalian tembakau melalui pendekatan akademik dan kolaboratif.

 

“Kerja sama antarperguruan tinggi menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan pengendalian tembakau berbasis ilmu pengetahuan. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghasilkan berbagai kegiatan yang berdampak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan sehat,” ujarnya.

 

Penandatanganan PKS ini selanjutnya menjadi landasan bagi pengembangan berbagai program bersama FOK UNG dan Tobacco Control Unhas. Program tersebut dapat mencakup penguatan edukasi kesehatan, penelitian dan kajian terkait pengendalian tembakau, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan terhadap penerapan Kawasan Tanpa Rokok.

 

Melalui kerja sama tersebut, FOK UNG terus memperluas jejaring kemitraan akademik sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.

 

Kolaborasi dengan Tobacco Control Unhas diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem akademik yang mendorong terciptanya lingkungan bebas asap rokok serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengendalian konsumsi tembakau.