Gorontalo-Universitas
Negeri Gorontalo (UNG) resmi mengakhiri pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Tematik Tahap II di Desa Timbuolo Tengah melalui kegiatan penarikan 15
mahasiswa pada Selasa, (29/9/26). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dosen
Pembimbing Lapangan (DPL) ini menandai berakhirnya rangkaian pengabdian
mahasiswa sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi,
pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta pemberdayaan
masyarakat.
KKN
Tematik Tahap II tersebut mengusung proyek bertajuk “Penguatan Literasi Digital
untuk Pencegahan Narkoba Melalui Kampanye Kreatif Berbasis Media Sosial di Desa
Timbuolo Tengah.” Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat,
khususnya generasi muda, mengenai pentingnya literasi digital dalam memperoleh,
menyaring, dan menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan bahaya serta
pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Pelaksanaan
program ini menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama UNG dengan
pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung kegiatan pengabdian kepada
masyarakat. Melalui keterlibatan mahasiswa secara langsung, sinergi tersebut
diarahkan untuk menghadirkan program edukasi yang sesuai dengan kebutuhan
masyarakat serta memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai sarana
penyebarluasan informasi.
Kegiatan
penarikan mahasiswa turut melibatkan DPL lintas fakultas, yakni Yulianti
Toralawe, S.Pd., M.Pd. dan Imam Prawiranegara Gani, S.Pd., M.Pd., dari Fakultas
Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNG, bersama Andi Desiah Pradilia, S.Pi., M.Si., dari
Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) UNG. Kolaborasi lintas
fakultas ini mencerminkan sinergi akademik dalam memberikan pendampingan,
mengarahkan pelaksanaan program, serta mengevaluasi kegiatan mahasiswa selama
menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.
Selama
pelaksanaan KKN, sebanyak 15 mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan
yang mendukung pencapaian program utama. Mahasiswa memanfaatkan media sosial
sebagai sarana kampanye edukatif dengan menghadirkan konten kreatif yang memuat
informasi mengenai pencegahan narkoba, pentingnya mengenali informasi yang
benar, serta pemanfaatan ruang digital secara positif dan bertanggung jawab.
Pendekatan
berbasis media sosial dipilih seiring dengan perkembangan teknologi digital
yang menjadikan berbagai platform daring sebagai salah satu sumber informasi
bagi masyarakat, terutama kalangan remaja dan generasi muda. Melalui kampanye
tersebut, mahasiswa berupaya mendorong peningkatan kesadaran masyarakat
sekaligus membangun kemampuan untuk memahami dan menyikapi informasi digital
secara kritis.
Selain
melaksanakan program utama, mahasiswa juga menjalin interaksi dan kerja sama
dengan pemerintah desa serta masyarakat Desa Timbuolo Tengah dalam berbagai
aktivitas pengabdian. Keterlibatan tersebut menjadi bagian penting dari
implementasi kerja sama di tingkat desa, sekaligus memberikan ruang bagi
mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi
sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Melalui
interaksi langsung dengan masyarakat, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam membangun
komunikasi, mengembangkan kerja sama, serta memahami berbagai persoalan sosial
di lingkungan desa. Sementara itu, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat
memberikan kontribusi melalui edukasi dan penyebarluasan informasi yang
bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam
kegiatan penarikan, para DPL menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa dan
seluruh masyarakat Desa Timbuolo Tengah atas penerimaan, dukungan, serta
pendampingan yang diberikan selama mahasiswa melaksanakan program KKN. Dukungan
tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan
dan terwujudnya kolaborasi antara UNG dan masyarakat.
Para
mahasiswa juga menyampaikan terima kasih atas kesempatan dan pengalaman yang
diperoleh selama menjalankan pengabdian. Pengalaman tersebut diharapkan dapat
memperkuat kompetensi mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun keterampilan
sosial, khususnya dalam berkomunikasi, beradaptasi, bekerja sama, dan
berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat.
Dengan
dilaksanakannya penarikan pada 29 September 2026, seluruh rangkaian KKN Tematik
Tahap II yang diikuti 15 mahasiswa di Desa Timbuolo Tengah secara resmi
berakhir. Meski demikian, hasil kegiatan edukasi dan materi kampanye digital
yang telah dikembangkan diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat
sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penyalahgunaan
narkoba.