Gorontalo-Universitas
Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat implementasi kerja sama dengan dunia
industri melalui program pembelajaran berbasis praktik. Salah satu bentuk
implementasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan magang mahasiswa Program
Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) UNG
di PLN Nusantara Power UP Gorontalo yang dilaksanakan pada, Senin (28/9/26).
Kegiatan
magang menjadi bagian dari upaya UNG dalam memberikan pengalaman belajar secara
langsung kepada mahasiswa di lingkungan profesional. Melalui kegiatan ini,
mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman akademik, tetapi juga memiliki
kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu kesehatan masyarakat dalam dunia
kerja, khususnya pada aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), kesehatan
lingkungan kerja, serta promosi kesehatan di lingkungan institusi atau
perusahaan.
Selama
pelaksanaan magang, mahasiswa Kesmas FOK UNG mendapatkan pengalaman mengenai
penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan industri.
Mahasiswa juga diperkenalkan pada pengelolaan risiko kesehatan kerja serta
berbagai upaya yang dilakukan perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja
yang aman, sehat, dan mendukung produktivitas tenaga kerja.
Implementasi
kerja sama melalui program magang tersebut sekaligus memberikan ruang bagi
mahasiswa untuk memahami secara lebih luas peran tenaga kesehatan masyarakat di
dunia industri. Pengalaman di lapangan menjadi bagian penting dalam
menghubungkan pembelajaran yang diperoleh di perguruan tinggi dengan kebutuhan
dan tantangan yang dihadapi dalam lingkungan kerja.
Dekan
Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Hartono
Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pengalaman langsung di dunia kerja
menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mahasiswa menghadapi dunia
profesional.
“Mahasiswa
Kesehatan Masyarakat perlu mendapatkan pengalaman langsung di lapangan agar
mampu memahami penerapan ilmu kesehatan secara nyata. Melalui kerja sama dan
kegiatan magang seperti ini, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi,
keterampilan profesional, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja,”
ujar Dr. Hartono Hadjarati.
Menurutnya,
kolaborasi antara perguruan tinggi dan berbagai institusi, termasuk dunia
industri, menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas lulusan.
“Kami
terus mendorong mahasiswa untuk aktif belajar di luar kampus melalui pengalaman
praktis, sehingga lulusan FOK UNG tidak hanya memiliki kemampuan akademik,
tetapi juga siap memberikan kontribusi di berbagai sektor kesehatan,”
tambahnya.
Salah
satu mahasiswa peserta magang mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan
pengalaman baru dalam memahami penerapan kesehatan masyarakat di lingkungan
industri.
“Melalui
magang ini kami dapat melihat secara langsung bagaimana konsep kesehatan dan
keselamatan kerja diterapkan dalam lingkungan perusahaan. Pengalaman ini sangat
bermanfaat untuk memperluas pemahaman kami sebagai calon tenaga kesehatan
masyarakat,” ungkapnya.
Pelaksanaan
magang mahasiswa Kesmas FOK UNG di PLN Nusantara Power UP Gorontalo menjadi
salah satu bentuk implementasi kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua
institusi. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat
kompetensi dan pengalaman profesional, sementara bagi perguruan tinggi,
kolaborasi tersebut mendukung proses pembelajaran yang lebih relevan dengan
kebutuhan dunia kerja.
Ke
depan, implementasi kerja sama melalui kegiatan pembelajaran berbasis praktik
diharapkan dapat terus dikembangkan untuk memperkuat hubungan antara UNG dan
dunia industri sekaligus mendukung lahirnya lulusan yang kompeten, profesional,
dan mampu berkontribusi dalam bidang kesehatan masyarakat.