Update Terkini

Berita

FT UNG DAN PEMKAB GORONTALO UTARA IMPLEMENTASIKAN KERJA SAMA MELALUI INTEGRASI STUDIO PERENCANAAN DAN PENYUSUNAN RDTR
Umum
Umum 12 Oct 2026 0 dilihat

FT UNG DAN PEMKAB GORONTALO UTARA IMPLEMENTASIKAN KERJA SAMA MELALUI INTEGRASI STUDIO PERENCANAAN DAN PENYUSUNAN RDTR

Gorontalo-Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (FT UNG) melalui Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) mengimplementasikan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam bidang perencanaan wilayah dan penataan ruang. Implementasi kerja sama tersebut diwujudkan melalui integrasi kegiatan akademik, khususnya Mata Kuliah Studio Perencanaan Wilayah dan Mata Kuliah Proses Perencanaan, dengan kebutuhan nyata pembangunan dan penataan ruang di Kabupaten Gorontalo Utara.

 

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya FT UNG memperkuat pembelajaran berbasis praktik sekaligus meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung proses perencanaan pembangunan daerah. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan memahami berbagai persoalan wilayah di lapangan.

 

Implementasi kerja sama melibatkan dosen Jurusan PWK FT UNG bersama sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait di Kabupaten Gorontalo Utara, antara lain Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Kantor Pertanahan. Keterlibatan berbagai instansi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami proses perencanaan wilayah dari berbagai perspektif dan kewenangan.

 

Integrasi Studio Perencanaan dengan Penyusunan RDTR

Salah satu bentuk nyata implementasi kerja sama tersebut adalah integrasi kegiatan pembelajaran pada Studio Perencanaan dengan proses penyusunan materi teknis Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di sejumlah kawasan strategis Kabupaten Gorontalo Utara.

 

Kegiatan penyusunan materi teknis RDTR mencakup Kawasan Perbatasan Negara, Kecamatan Kwandang, dan Kecamatan Anggrek. Kawasan-kawasan tersebut menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa PWK FT UNG untuk memahami secara langsung bagaimana proses perencanaan tata ruang dilaksanakan.

 

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mempelajari berbagai tahapan perencanaan, mulai dari pengumpulan dan pengolahan data, identifikasi potensi dan permasalahan wilayah, analisis struktur dan pola ruang, hingga penyusunan arahan pemanfaatan dan pengendalian ruang.

 

Integrasi antara kegiatan akademik dan kebutuhan perencanaan daerah juga menjadikan Kabupaten Gorontalo Utara sebagai laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa. Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan analisis berdasarkan kondisi dan persoalan pembangunan yang nyata.

 

Memperkuat Pembelajaran Berbasis Praktik

Implementasi kerja sama ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan teori, konsep, dan metode perencanaan yang diperoleh dalam perkuliahan dengan kondisi faktual di lapangan.

 

Mahasiswa dapat memahami berbagai aspek perencanaan wilayah, mulai dari karakteristik ruang, potensi sumber daya, penggunaan lahan, lingkungan, infrastruktur, kependudukan, hingga dinamika pembangunan daerah.

 

Keterlibatan berbagai perangkat daerah juga memperkaya proses pembelajaran. Dinas Lingkungan Hidup memberikan perspektif terkait daya dukung dan daya tampung lingkungan serta keberlanjutan pembangunan. Dinas PUPR memberikan pemahaman mengenai penataan ruang, infrastruktur, dan pengembangan wilayah. Sementara itu, Kantor Pertanahan memberikan perspektif mengenai aspek pertanahan, penggunaan tanah, serta kesesuaian pemanfaatan ruang.

 

Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyelesaian tugas akademik, tetapi diarahkan untuk memberikan pengalaman profesional kepada mahasiswa dalam memahami proses perencanaan wilayah secara multidisiplin dan kolaboratif.

 

Membangun Link and Match Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah

Implementasi kerja sama FT UNG dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara juga menjadi bagian dari upaya memperkuat link and match antara perguruan tinggi dan kebutuhan pembangunan daerah.

 

Bagi Jurusan PWK FT UNG, keterlibatan pemerintah daerah dalam proses pembelajaran memberikan pengalaman penting bagi mahasiswa untuk memahami bahwa perencanaan wilayah dan kota membutuhkan keterpaduan berbagai aspek, meliputi spasial, sosial, ekonomi, lingkungan, infrastruktur, serta kebijakan pertanahan.

 

Sebaliknya, kegiatan akademik mahasiswa dapat mendukung proses pembelajaran sekaligus menjadi ruang diskusi melalui kegiatan inventarisasi data, pemetaan, identifikasi isu strategis, analisis potensi dan permasalahan, serta penyusunan alternatif konsep pengembangan wilayah.

 

Keterlibatan seluruh dosen Jurusan PWK FT UNG dalam implementasi kerja sama tersebut menunjukkan komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan profesional di bidang perencanaan wilayah dan kota.

 

Melalui pendekatan ini, luaran pembelajaran mahasiswa diharapkan tidak berhenti sebagai produk akademik, tetapi memiliki keterkaitan dengan persoalan dan kebutuhan pembangunan aktual di Kabupaten Gorontalo Utara.

 

Mendorong Kerja Sama yang Berkelanjutan

Implementasi kerja sama ini diharapkan menjadi bagian dari pengembangan kolaborasi berkelanjutan antara FT UNG, khususnya Jurusan PWK, dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.

 

Ruang kolaborasi ke depan dapat dikembangkan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, studio perencanaan, penyusunan basis data spasial, serta kajian strategis pembangunan wilayah.

 

Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan instansi terkait menjadi penting dalam mendukung proses perencanaan yang berbasis data, terintegrasi, partisipatif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

 

Melalui implementasi kerja sama tersebut, Jurusan PWK FT UNG terus memperkuat peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung perencanaan pembangunan.

 

Kolaborasi ini sekaligus menjadi sarana untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan pengalaman profesional, sekaligus mampu memberikan kontribusi terhadap terwujudnya penataan ruang dan pembangunan wilayah Kabupaten Gorontalo Utara yang lebih terarah dan berkelanjutan.