Update Terkini

Berita

WUJUDKAN KOLABORASI INTERNASIONAL: DOSEN UNG DALAMI ARSITEKTUR DAN TEKNOLOGI BANGUNAN MELALUI PROGRAM DOKTOR DOUBLE DEGREE
Umum
Umum 09 Oct 2026 0 dilihat

WUJUDKAN KOLABORASI INTERNASIONAL: DOSEN UNG DALAMI ARSITEKTUR DAN TEKNOLOGI BANGUNAN MELALUI PROGRAM DOKTOR DOUBLE DEGREE

Gorontalo-Upaya memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan dan penelitian terus dilakukan Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Salah satunya melalui keikutsertaan Abdi Gunawan Djafar, dosen Jurusan S1 Arsitektur dan Program Studi D-IV Arsitektur Bangunan Gedung, Fakultas Teknik UNG, dalam program pendidikan doktor Double Degree hasil kolaborasi Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Loughborough University (LU), Inggris.

 

Program ini menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi dosen melalui pendidikan bertaraf internasional, sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan, penguatan riset, dan perluasan jejaring akademik di bidang arsitektur dan teknologi bangunan.

 

Pendidikan doktoral yang ditempuh Abdi didukung beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) skema Double Degree dari kementerian terkait dengan pendanaan penuh. Program tersebut dirancang selama tiga tahun atau 36 bulan, dengan pembagian masa studi dan penelitian di kedua perguruan tinggi untuk memberikan pengalaman akademik dan riset dalam lingkungan pendidikan yang berbeda.

 

Memulai studi doktoral pada 2025, Abdi menjalani perkuliahan dan pendalaman teori selama 12 bulan di ITB. Tahap berikutnya, ia melaksanakan riset intensif selama 18 bulan di School of Architecture, Building and Civil Engineering, Loughborough University. Setelah itu, Abdi dijadwalkan kembali ke ITB selama enam bulan untuk menyelesaikan tahap akhir penyusunan disertasi.

 

Dalam pendidikan doktoralnya, Abdi berfokus pada bidang Sains dan Teknologi Bangunan. Penelitian tersebut dibimbing oleh tim promotor dari ITB dan Loughborough University, yang memungkinkan pengembangan perspektif keilmuan dan pendekatan penelitian melalui kolaborasi dua institusi pendidikan tinggi.

 

Kolaborasi ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi Abdi untuk memperdalam keahlian akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk mempelajari pendekatan penelitian dan pengembangan teknologi bangunan dalam lingkungan akademik internasional. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya proses pembelajaran dan mendorong pengembangan penelitian yang relevan dengan kebutuhan ilmu arsitektur dan teknologi bangunan.

 

Bagi UNG, partisipasi dosen dalam program doktor Double Degree ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus mengembangkan kerja sama akademik lintas negara. Pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman riset yang diperoleh selama studi di Indonesia dan Inggris diharapkan dapat diimplementasikan dalam kegiatan pendidikan, penelitian, serta pengembangan keilmuan di Fakultas Teknik UNG.

 

Selain itu, pengalaman belajar di dua institusi tersebut diharapkan memperluas jejaring kolaborasi riset dan membuka peluang kerja sama akademik yang lebih luas. Hal ini dapat mendukung pengembangan materi pembelajaran, peningkatan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, serta penguatan kompetensi mahasiswa dan dosen di lingkungan UNG.

 

Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., mengapresiasi keikutsertaan Abdi dalam program doktor Double Degree tersebut. Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan lanjut di perguruan tinggi terkemuka merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualifikasi dan kompetensi dosen, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan dan pengembangan institusi.

 

Eduart menegaskan bahwa kompetensi yang diperoleh dosen melalui pendidikan doktoral perlu memberikan manfaat yang lebih luas bagi perguruan tinggi. Pengetahuan dan pengalaman tersebut diharapkan dapat ditransfer melalui kegiatan pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, dan berbagai aktivitas akademik yang mendukung peningkatan kualitas lulusan serta pengembangan program studi.

 

“Keikutsertaan Abdi Gunawan Djafar dalam program doktoral Double Degree menjadi salah satu langkah pengembangan sumber daya manusia UNG melalui pendidikan bertaraf internasional,” ujar Eduart.

 

Melalui program ini, UNG terus mendorong penguatan kolaborasi internasional sebagai bagian dari pengembangan kapasitas akademik dan penelitian. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat keilmuan arsitektur dan teknologi bangunan, meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta memperluas kontribusi UNG dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.