Update Terkini

Berita

KERJA SAMA RISET UNG DORONG PEMANFAATAN DNA BARCODING DAN EDNA UNTUK UNGKAP BIODIVERSITAS IKAN GOBIOIDEA
Penelitian
Penelitian 09 Oct 2026 0 dilihat

KERJA SAMA RISET UNG DORONG PEMANFAATAN DNA BARCODING DAN EDNA UNTUK UNGKAP BIODIVERSITAS IKAN GOBIOIDEA

Gorontalo-Dosen Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan riset biodiversitas perairan melalui pemanfaatan teknologi molekuler. Implementasi kerja sama riset tersebut diwujudkan melalui kajian mengenai pemanfaatan DNA barcoding dan environmental DNA (eDNA) dalam mengungkap dan menilai biodiversitas ikan kelompok Gobiidae di Indonesia.

 

Riset tersebut dilakukan oleh Prof. Dr. Femy M. Sahami, S.Pi., M.Si., dari Jurusan Ilmu Kelautan dan Sitty Ainsyah Habibie dari Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan FKTP UNG. Hasil kajian dituangkan dalam artikel ilmiah berjudul “DNA Barcoding and Emerging eDNA Applications for Indonesian Gobiidae Biodiversity Assessment: A Systematic Literature Review.”

 

Artikel tersebut telah dipublikasikan dalam Asian Journal of Fisheries and Aquatic Research, Tahun 2026, Volume 28 Nomor 10, halaman 44–57. Publikasi ini juga telah terdata pada HAL Open Science dengan identitas HAL Id hal-05759893, versi 1, bertanggal 23 September 2026.

 

Dalam riset tersebut, para peneliti mengkaji perkembangan dan penerapan DNA barcoding serta eDNA sebagai pendekatan molekuler untuk mendukung identifikasi dan penilaian biodiversitas ikan Gobiidae di Indonesia. Kajian ini menjadi bagian dari upaya pengembangan metode penelitian yang dapat membantu memperoleh informasi biodiversitas perairan secara lebih akurat dan komprehensif.

 

Gobiidae merupakan kelompok ikan yang memiliki tantangan tersendiri dalam proses identifikasi. Kemiripan karakter morfologi antarpesies, keterbatasan karakter diagnostik pada fase larva, serta belum lengkapnya informasi taksonomi dapat menyebabkan proses identifikasi spesies menjadi lebih kompleks.

 

Melalui DNA barcoding, identifikasi dapat dilakukan berdasarkan karakter genetik sehingga membantu membedakan spesies yang memiliki kemiripan morfologi. Pendekatan ini juga berpotensi melengkapi metode identifikasi konvensional dalam kajian keanekaragaman ikan.

 

Sementara itu, eDNA menawarkan pendekatan pemantauan biodiversitas yang bersifat non-invasif dengan mendeteksi jejak materi genetik yang ditinggalkan organisme di lingkungan perairan. Pemanfaatan metode ini dapat mendukung pemantauan keberadaan dan distribusi organisme tanpa harus menangkap atau mengidentifikasi setiap individu secara langsung.

 

Artikel tersebut merupakan systematic literature review yang mengevaluasi berbagai penerapan DNA barcoding dan eDNA dalam kajian biodiversitas Gobiidae di Indonesia. Hasil kajian memberikan gambaran mengenai perkembangan pemanfaatan teknologi molekuler sekaligus peluang penerapannya untuk mendukung pemantauan, identifikasi, dan penilaian keanekaragaman hayati perairan.

 

Implementasi kerja sama riset ini sekaligus memperkuat kontribusi FKTP UNG dalam pengembangan ilmu kelautan dan perikanan berbasis teknologi. Melalui pemanfaatan pendekatan molekuler, riset tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan informasi biodiversitas, pengelolaan sumber daya perairan, serta upaya pemantauan dan konservasi ekosistem perairan secara berkelanjutan.


Sumber: https://hal.science/hal-05759893/