Update Terkini

Berita

KERJA SAMA RISET UNG DORONG INOVASI PANGAN BERBASIS POTENSI LOKAL DI DESA PILOLALENGA
Penelitian
Penelitian 13 Oct 2026 0 dilihat

KERJA SAMA RISET UNG DORONG INOVASI PANGAN BERBASIS POTENSI LOKAL DI DESA PILOLALENGA

Gorontalo-Implementasi kerja sama riset Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mendorong pengembangan inovasi pangan berbasis potensi lokal di Desa Pilolalenga, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo. Salah satu bentuk implementasi tersebut diwujudkan melalui pengembangan cookies berbahan dasar tepung jagung yang difortifikasi dengan tepung tulang ikan tuna dalam Program KKN Tematik I UNG Tahun 2026.

 

Kegiatan ini melibatkan anggota Kelompok Tani Karya Nyata, ibu rumah tangga, dan Karang Taruna sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam mengolah potensi pangan lokal menjadi produk bernilai tambah.

 

Dalam pelaksanaannya, masyarakat mendapatkan pelatihan mengenai diversifikasi pangan berbasis jagung, pemanfaatan tepung tulang ikan tuna sebagai bahan fortifikasi, sanitasi pengolahan pangan, penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), serta teknik pengemasan produk. Pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghasilkan produk pangan yang berkualitas dan memiliki peluang untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

 

Proses pengembangan produk dilakukan melalui praktik langsung, mulai dari pencampuran bahan, pembentukan adonan, pemanggangan, hingga pengemasan. Cookies yang dihasilkan dikembangkan dalam dua varian rasa, yakni cokelat dan vanila, dengan penambahan tepung tulang ikan tuna sebagai bahan fortifikasi. Untuk meningkatkan daya tarik produk, hasil olahan tersebut dikemas menggunakan standing pouch dengan label “Piloma Cookies”.

 

Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti pelatihan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 41,8 persen meningkat menjadi 85,8 persen pada post-test. Capaian ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengolahan pangan lokal dan penerapan praktik produksi yang baik.

 

Dari aspek penerimaan produk, kedua varian cookies memperoleh respons positif dari panelis. Varian cokelat mencatat nilai penerimaan keseluruhan sebesar 4,36, sedangkan varian vanila memperoleh nilai 3,86 pada skala 1–5. Hasil tersebut memberikan gambaran awal mengenai potensi penerimaan produk sebagai salah satu alternatif olahan pangan berbasis potensi lokal.

 

Melalui implementasi kerja sama riset ini, pemanfaatan tepung jagung dan tepung tulang ikan tuna berpotensi dikembangkan menjadi inovasi pangan yang memiliki nilai tambah sekaligus mendukung diversifikasi pangan lokal. Pemanfaatan tulang ikan tuna sebagai bahan fortifikasi juga membuka peluang untuk meningkatkan nilai guna hasil samping perikanan melalui pengolahan menjadi produk pangan.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam memperkuat hubungan antara riset perguruan tinggi dan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pengembangan produk pangan inovatif berbasis sumber daya lokal. Selain meningkatkan keterampilan masyarakat, pengembangan “Piloma Cookies” berpotensi menjadi rintisan produk unggulan desa yang dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan standar keamanan pangan dan kebutuhan pasar.

 

Hasil kegiatan ini telah dipublikasikan dalam Jurnal Pengabdian UNDIKMA, Volume 7, Nomor 3, Tahun 2026, sebagai bagian dari dokumentasi ilmiah atas pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berbasis pengembangan potensi lokal.


Sumber: https://e-journal.undikma.ac.id/index.php/jpu/article/view/21483/10448