Update Terkini

Berita

PERLUAS PELUANG KERJA INTERNASIONAL, UNG JALIN KERJA SAMA PELATIHAN CALON PEKERJA MIGRAN INDONESIA
Kerjasama
Kerjasama 13 Oct 2026 0 dilihat

PERLUAS PELUANG KERJA INTERNASIONAL, UNG JALIN KERJA SAMA PELATIHAN CALON PEKERJA MIGRAN INDONESIA

Gorontalo-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memperluas peluang kerja internasional bagi lulusan melalui kerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia terdidik yang memiliki keterampilan, kemampuan bahasa asing, serta pemahaman mengenai pelindungan pekerja migran Indonesia.

 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UNG dan KemenP2MI melalui BP3MI Sulawesi Utara, Senin (12/10/26). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., bersama Kepala BP3MI Sulawesi Utara, AKBP Hendrick Situmorang, S.H., S.I.K., M.Si.

 

Kerja sama ini berfokus pada penguatan kapasitas dan keterampilan calon pekerja migran terdidik asal Gorontalo. Melalui program prioritas SMK Go Global, UNG dipersiapkan menjadi pusat pelatihan intensif bahasa asing sekaligus pembekalan kompetensi kerja untuk meningkatkan kesiapan calon pekerja migran sebelum memasuki pasar kerja internasional.

 

Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menegaskan bahwa peluang kerja global perlu dimanfaatkan secara strategis, terutama di tengah bonus demografi Indonesia. Sejumlah negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Australia, hingga negara-negara Eropa, menghadapi tantangan penuaan penduduk dan kebutuhan tenaga kerja produktif. Kondisi tersebut membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan negara tujuan.

 

“Perguruan tinggi memiliki peran penting untuk memastikan lulusan tidak hanya mengantongi ijazah, tetapi juga mempunyai keterampilan praktis, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing, serta kesiapan menghadapi lingkungan kerja yang berbeda,” ungkapnya.

 

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, UNG akan mengoptimalkan fasilitas Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa sebagai sarana penguatan kemampuan bahasa asing. Selain itu, fasilitas Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) UNG direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan terpadu guna menunjang pelaksanaan program.

 

Melalui pemanfaatan fasilitas kampus dan kolaborasi antarlembaga, program ini diharapkan mampu mempersiapkan calon pekerja migran yang profesional, kompetitif, dan memahami hak-haknya selama bekerja di luar negeri. Pembekalan mengenai keselamatan kerja, prosedur penempatan sesuai ketentuan, serta pemahaman terhadap negara tujuan juga menjadi aspek penting agar peluang kerja internasional dapat dimanfaatkan secara aman dan bertanggung jawab.

 

Rektor UNG menambahkan bahwa kerja sama ini sekaligus memperluas peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis dan lintas negara. Kampus tidak hanya berfungsi sebagai tempat memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga sebagai ruang pengembangan keterampilan dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global.

 

Melalui kemitraan ini, UNG berharap semakin banyak putra-putri Gorontalo yang memperoleh kesempatan untuk berkarier di tingkat internasional dengan bekal pendidikan, keterampilan, kemampuan bahasa asing, dan pemahaman mengenai pelindungan pekerja migran yang memadai.

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen UNG untuk memperluas akses terhadap peluang kerja internasional, meningkatkan daya saing sumber daya manusia, serta menghadirkan manfaat pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat.