Gorontalo-Potensi
tanaman pisang di Desa Haya-Haya menjadi bagian dari program pengabdian
mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG)
Tahap 2 Tahun 2026. Melalui kolaborasi bersama masyarakat, mahasiswa mendorong
pemanfaatan sumber daya alam lokal tersebut untuk mendukung pemberdayaan
ekonomi sekaligus upaya pencegahan risiko stunting.
Program bertajuk
“Optimalisasi Ekonomi Sumber Daya Alam Tanaman Pisang melalui Pemberdayaan
Wanita Wirausaha dan Tani Desa Haya-Haya dalam Pencegahan Stunting Risk” ini
mengintegrasikan potensi pertanian desa dengan pemberdayaan perempuan. Tanaman
pisang yang tersedia di Desa Haya-Haya akan dikembangkan menjadi berbagai
produk bernilai tambah, sehingga pemanfaatannya tidak hanya sebagai bahan
pangan, tetapi juga dapat membuka peluang penguatan ekonomi keluarga.
Kolaborasi pengabdian
tersebut melibatkan mahasiswa bersama kelompok wanita wirausaha dan tani di
Desa Haya-Haya. Melalui pendampingan dan kegiatan produktif, masyarakat
didorong untuk mengembangkan potensi tanaman pisang secara lebih optimal sesuai
dengan kebutuhan dan kondisi desa.
Selain aspek ekonomi,
program ini juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai
pentingnya pemenuhan pangan dan gizi keluarga sebagai bagian dari upaya
pencegahan risiko stunting. Pemanfaatan bahan pangan lokal seperti pisang
menjadi salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam edukasi masyarakat
mengenai sumber pangan bergizi yang tersedia di lingkungan sekitar.
Kepala Pusat Studi KKN
LPPM UNG, Dr. Rosbin Pakaya, mengatakan kegiatan tersebut akan dilaksanakan
mahasiswa selama 45 hari dengan mengedepankan kolaborasi bersama masyarakat.
“Selama 45 hari,
mahasiswa akan menjalankan program bersama masyarakat. Kami berharap kegiatan
yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat sekaligus mendorong masyarakat untuk
mengembangkan potensi yang dimiliki desa,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan KKN
Tematik tersebut, mahasiswa didampingi Dr. Irawati Abdul, SE., M.Si. selaku
Ketua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), bersama Dr. Selvi, SE., M.Si. dan Dr.
Andi Yusniar Mendo, SE., MM.
Melalui kolaborasi
pengabdian ini, mahasiswa KKN Tematik UNG tidak hanya berperan dalam
mengenalkan pemanfaatan tanaman pisang sebagai potensi ekonomi lokal, tetapi
juga mendorong keterlibatan perempuan dalam kegiatan produktif serta memperkuat
edukasi masyarakat terkait pangan dan gizi.