Update Terkini

Berita

UNG DAN DKP PROVINSI GORONTALO SEPAKATI PENGUATAN KERJA SAMA TRIDARMA PERGURUAN TINGGI
Kerjasama
Kerjasama 04 Nov 2026 0 dilihat

UNG DAN DKP PROVINSI GORONTALO SEPAKATI PENGUATAN KERJA SAMA TRIDARMA PERGURUAN TINGGI

Gorontalo-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) menyepakati penguatan kerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kesepakatan tersebut dibahas melalui rencana penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Gorontalo.

                                             

Kepala DKP Provinsi Gorontalo, Dr. Ir. Aryanto Husain, M.MP., menyampaikan komitmen untuk membuka ruang kolaborasi dengan FKTP UNG melalui berbagai program konkret. Bentuk kerja sama yang direncanakan meliputi pelaksanaan magang mahasiswa, kolaborasi penelitian dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kajian ilmiah yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan sektor kelautan dan perikanan. DKP juga menyampaikan peluang dukungan pendanaan penelitian melalui alokasi anggaran yang tersedia sesuai program dan ketentuan yang berlaku.

 

Salah satu fokus kolaborasi yang menjadi pembahasan adalah pengembangan desa-desa pesisir sebagai desa percontohan. DKP Provinsi Gorontalo mendorong pendekatan pengembangan desa pesisir secara terpadu dengan memperhatikan potensi sumber daya alam, penguatan ekonomi, sektor perikanan, serta pemberdayaan masyarakat. Desa Olele menjadi salah satu contoh wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam cukup besar, tetapi masih memerlukan penguatan dari aspek ekonomi. Melalui keterlibatan perguruan tinggi, potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir.

 

Dalam pembahasan tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut (PRL) dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Fahrul Ulum Amlain, S.Pi., menyampaikan harapan agar kemitraan antara DKP Provinsi Gorontalo dan FKTP UNG dapat segera dibentuk dan direalisasikan. Bahkan, kerja sama tersebut diupayakan dapat terlaksana pada November 2026 sehingga berbagai program kolaboratif dapat segera ditindaklanjuti melalui kegiatan yang terukur dan berkelanjutan.

 

Aspek lain yang turut menjadi perhatian adalah pentingnya menjaga independensi perguruan tinggi dalam pelaksanaan kajian akademis, khususnya terkait penilaian calon lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), termasuk aspek kesesuaian dan penggunaan lahan. Deddy Kasim menekankan bahwa keterlibatan perguruan tinggi diperlukan agar proses pengkajian dan penyusunan rekomendasi dapat dilakukan secara objektif, profesional, serta berdasarkan pertimbangan akademis.

 

Peluang kerja sama juga mencakup pengkajian stok dan ketersediaan sumber daya ikan. Selama ini, sejumlah kegiatan kajian telah dilaksanakan melalui kerja sama dengan BRIN. Melalui kemitraan dengan FKTP UNG, mahasiswa yang melaksanakan magang di lingkungan DKP juga diharapkan dapat dilibatkan dalam kegiatan penelitian dan pengkajian tersebut. Kolaborasi ini sekaligus membuka ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi dalam menghasilkan data serta rekomendasi ilmiah guna mendukung pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.

 

Selain penelitian, FKTP UNG diharapkan dapat mendukung tindak lanjut arahan Gubernur Gorontalo terkait pengembangan sistem budi daya modern. Kontribusi perguruan tinggi dapat diwujudkan melalui penelitian terapan, pengembangan teknologi, kajian ilmiah, serta pendampingan teknis untuk mendorong sistem budi daya yang lebih produktif dan berkelanjutan.

 

Pembahasan kerja sama turut mencakup kajian terhadap berbagai jenis alat penangkapan ikan yang digunakan nelayan di Gorontalo. Meskipun sejumlah jenis alat tangkap telah diidentifikasi dan direkomendasikan, diperlukan kajian akademis lebih lanjut untuk memastikan kesesuaiannya berdasarkan aspek teknis, keberlanjutan sumber daya ikan, serta karakteristik perairan setempat. Dalam hal ini, keterlibatan tenaga ahli dan akademisi FKTP UNG diharapkan dapat memberikan dukungan ilmiah terhadap kebijakan pengelolaan perikanan daerah.

 

Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, kerja sama diarahkan pada penguatan pendampingan bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan. Perguruan tinggi diharapkan dapat menyiapkan tim pendamping untuk membantu pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan administrasi dan pengurusan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku. Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, memperkuat legalitas, serta mendorong daya saing pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan.

 

Kepala UPTD Balai Perikanan Budidaya Laut dan Payau (BPBLP) DKP Provinsi Gorontalo, Sitti Sabariah Machmud, S.Pi., M.Si., turut menyampaikan peluang kolaborasi dalam penelitian terkait identifikasi dan kajian lokasi sumber induk udang vaname. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat dikoordinasikan dengan DKP Provinsi Gorontalo sehingga menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan kegiatan budi daya perikanan di daerah.

 

Menanggapi berbagai peluang kolaborasi tersebut, Prof. Dr. Ir. Yuniarti Koniyo, M.P. menyampaikan bahwa FKTP UNG memiliki dukungan sarana dan prasarana yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang pelaksanaan penelitian maupun kegiatan kerja sama. Ketersediaan fasilitas tersebut menjadi salah satu potensi pendukung dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, baik melalui penelitian, pengembangan teknologi, maupun penyelesaian berbagai permasalahan nyata di sektor kelautan dan perikanan.

 

Lebih lanjut, penguatan kerja sama antara DKP Provinsi Gorontalo dan FKTP UNG diharapkan menjadi bentuk implementasi dan tindak lanjut dari kerja sama antara Universitas Negeri Gorontalo dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dengan demikian, sinergi yang telah dibangun pada tingkat kementerian dan perguruan tinggi dapat diperluas menjadi program kolaborasi yang lebih operasional dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah.

 

Melalui kesepakatan penguatan kerja sama ini, FKTP UNG dan DKP Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk membangun kemitraan yang produktif dan berkelanjutan melalui implementasi Tridarma Perguruan Tinggi. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis melalui kegiatan magang, tetapi juga mendorong keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam penelitian aplikatif serta pengabdian kepada masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor kelautan dan perikanan, penguatan kapasitas masyarakat pesisir, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo.