Gorontalo-Fakultas
Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG)
memperkuat sinergi kelembagaan dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan
Gorontalo melalui penandatanganan berita acara kerja sama yang melibatkan empat
jurusan di lingkungan FKTP UNG, Kamis (15/10/26). Kolaborasi ini menjadi
langkah strategis dalam mendukung penguatan pendidikan, pengembangan riset,
serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kelautan dan
perikanan.
Penandatanganan
kerja sama tersebut melibatkan Ketua Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan,
Ketua Jurusan Ilmu Kelautan, Ketua Jurusan Budidaya Perairan, serta Ketua
Jurusan Teknologi Hasil Perikanan. Keterlibatan keempat jurusan ini
mencerminkan komitmen FKTP UNG untuk memperluas jejaring kemitraan dengan
instansi pemerintah sekaligus membuka peluang kolaborasi yang relevan dengan
pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan sektor kelautan dan perikanan di
Provinsi Gorontalo.
Melalui
kerja sama ini, FKTP UNG dan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan
Gorontalo diharapkan dapat mengembangkan berbagai kegiatan kolaboratif yang
berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan penelitian.
Bentuk kolaborasi tersebut dapat mencakup pertukaran pengetahuan dan informasi,
pengembangan kajian ilmiah, pemanfaatan keahlian masing-masing institusi, serta
penguatan pemahaman mengenai sistem perkarantinaan dan jaminan mutu komoditas
perikanan.
Balai
Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Gorontalo memiliki peran penting dalam
penyelenggaraan perkarantinaan, termasuk menjaga kesehatan dan keamanan
komoditas yang dilalulintaskan serta mendukung pemenuhan persyaratan
perdagangan. Ruang lingkup tugas tersebut memiliki keterkaitan erat dengan
bidang keilmuan yang dikembangkan di FKTP UNG, mulai dari pengelolaan sumber
daya perairan dan ilmu kelautan hingga budidaya perairan serta pengolahan hasil
perikanan.
Sinergi
ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar
yang lebih kontekstual melalui pengenalan praktik kerja, regulasi, dan prosedur
perkarantinaan. Dengan demikian, proses pembelajaran di perguruan tinggi
diharapkan semakin terhubung dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus membekali
mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan perkembangan sektor kelautan
dan perikanan.
Di
bidang penelitian, kolaborasi antara FKTP UNG dan Balai Karantina Gorontalo
berpotensi mendorong pengembangan kajian ilmiah yang berorientasi pada
pemecahan masalah nyata. Pertukaran informasi, pengalaman praktis, dan keahlian
antarlembaga dapat menjadi dasar untuk menghasilkan penelitian yang mendukung
peningkatan mutu komoditas perikanan, pengelolaan sumber daya kelautan, serta
pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan.
Keterlibatan
empat jurusan dalam kerja sama ini sekaligus memperkuat peluang kolaborasi
lintas bidang di lingkungan FKTP UNG. Sinergi antara akademisi dan praktisi
menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif
terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, serta dinamika
pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.