Update Terkini

Berita

KERJA SAMA RISET UNG KEMBANGKAN PROBIOTIK BUATAN UNTUK OPTIMALKAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA MERAH
Penelitian
Penelitian 30 Oct 2026 0 dilihat

KERJA SAMA RISET UNG KEMBANGKAN PROBIOTIK BUATAN UNTUK OPTIMALKAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA MERAH

Gorontalo-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus mendorong pengembangan riset di bidang perikanan melalui penelitian mengenai pemanfaatan probiotik buatan untuk mengoptimalkan pertumbuhan benih ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilakukan oleh dosen Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) UNG, Dr. Juliana dan Indra G. Ahmad, bersama Icha Nurmayanti Mohamad.

 

Riset berjudul “Efektivitas Probiotik Buatan (Yoyic, Ragi dan Gula Merah) terhadap Pertumbuhan Hidup Benih Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus)” tersebut telah dipublikasikan dalam Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, Volume 7, Nomor 2, halaman 198–209, pada Mei 2026. Publikasi ini menjadi salah satu luaran penelitian yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi budidaya perikanan.

 

Penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan kualitas air dan keseimbangan mikrobiota dalam menunjang keberhasilan budidaya ikan. Pemanfaatan probiotik menjadi salah satu alternatif yang dapat dikaji untuk membantu memperbaiki kondisi lingkungan pemeliharaan, mendukung kesehatan ikan, serta meningkatkan pertumbuhan benih selama proses budidaya.

 

Dalam pelaksanaannya, penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Dosis probiotik yang diuji meliputi 0 mL, 50 mL, 100 mL, dan 150 mL. Adapun parameter pengamatan mencakup pertumbuhan berat mutlak, pertambahan panjang mutlak, dan tingkat kelangsungan hidup benih ikan nila merah.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik dengan dosis berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan benih ikan nila merah. Dosis 100 mL menghasilkan pertumbuhan berat mutlak tertinggi sebesar 1,65 gram dan pertambahan panjang mutlak sebesar 2,10 cm. Sementara itu, dosis 150 mL menghasilkan pertumbuhan berat sebesar 1,56 gram dan pertambahan panjang 2,09 cm, sedangkan dosis 50 mL menghasilkan pertumbuhan berat sebesar 1,33 gram dan pertambahan panjang 1,61 cm.

 

Sebagai pembanding, kelompok tanpa pemberian probiotik mencatat pertumbuhan berat mutlak sebesar 1,27 gram dan pertambahan panjang mutlak sebesar 1,36 cm. Temuan ini menunjukkan bahwa dosis 100 mL memberikan hasil pertumbuhan terbaik berdasarkan kedua parameter yang diamati dalam kondisi penelitian tersebut.

 

Selain pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup benih ikan nila merah mencapai 100 persen pada seluruh perlakuan, termasuk kelompok tanpa penambahan probiotik. Hasil ini menunjukkan bahwa seluruh kelompok memiliki tingkat kelangsungan hidup yang tinggi selama periode pengamatan, meskipun terdapat perbedaan pertumbuhan berdasarkan dosis probiotik yang diberikan.

 

Melalui publikasi hasil penelitian ini, FKTP UNG turut memperkuat kontribusi akademik dalam pengembangan teknologi budidaya perikanan berbasis hasil riset. Temuan tersebut dapat menjadi referensi bagi pengembangan metode pemeliharaan ikan nila merah, khususnya dalam mengkaji penggunaan probiotik buatan sebagai salah satu pendekatan untuk mendukung pertumbuhan ikan.

 

Meski demikian, penerapan hasil penelitian pada skala budidaya yang lebih luas perlu mempertimbangkan konsentrasi probiotik, volume air, kepadatan ikan, serta kondisi lingkungan pemeliharaan. Penelitian lanjutan juga diperlukan untuk mengevaluasi konsistensi hasil, efisiensi biaya, dan efektivitas penggunaannya dalam berbagai kondisi budidaya.

 

Pengembangan riset di bidang ini diharapkan dapat membuka peluang inovasi dalam budidaya perikanan air tawar sekaligus memperkuat pemanfaatan hasil penelitian perguruan tinggi. Dengan demikian, kegiatan riset dan publikasi ilmiah dapat berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas perikanan serta pengembangan praktik budidaya yang berkelanjutan.

Sumber: https://journal.trunojoyo.ac.id/juvenil/article/view/34345