Gorontalo-Universitas
Negeri Gorontalo (UNG) terus memperluas implementasi Tri Dharma Perguruan
Tinggi melalui keterlibatan aktif dalam mendukung pengelolaan Kawasan
Konservasi Daerah Teluk Gorontalo. Komitmen tersebut diwujudkan melalui
kontribusi akademisi Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP UNG) dalam
kegiatan Penjangkauan Masyarakat untuk Penguatan Pengelolaan Kawasan Konservasi
Daerah Teluk Gorontalo yang dilaksanakan pada Kamis, 29 Oktober 2026, bertempat
di Hotel Grand Q Gorontalo.
Dalam
kegiatan yang merupakan bagian dari Program Oceans for Prosperity Project
(LAUTRA) tersebut, dosen FKTP UNG, Sitty Ainsyah Habibie, S.Pi., M.Sc., hadir
sebagai pemateri dengan memberikan perspektif akademik mengenai kontribusi
penelitian perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi
perairan secara berkelanjutan.
Kegiatan
penjangkauan masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterlibatan
masyarakat dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi, khususnya terkait
perlindungan biota laut, pelestarian ekosistem, serta pemahaman terhadap aturan
pemanfaatan kawasan konservasi. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam
memastikan pemanfaatan sumber daya kelautan tetap berjalan selaras dengan
prinsip keberlanjutan.
Keterlibatan
FKTP UNG dalam kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kerja sama antara
perguruan tinggi dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pengelolaan
kawasan konservasi. Melalui kontribusi akademik, UNG berupaya menghadirkan
hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan sebagai landasan dalam
perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pengelolaan kawasan konservasi.
Kontribusi
penelitian perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyediakan
informasi ilmiah terkait kondisi ekosistem laut, perlindungan keanekaragaman
hayati, hingga efektivitas pengelolaan kawasan. Selain itu, keterlibatan
akademisi juga diharapkan mampu mendorong pemanfaatan hasil penelitian dalam
penyusunan kebijakan dan penguatan kapasitas masyarakat pesisir.
Kawasan
Konservasi Daerah Teluk Gorontalo memiliki arti penting bagi keberlanjutan
sumber daya kelautan dan kehidupan masyarakat pesisir. Oleh karena itu,
pengelolaannya membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk pemerintah,
perguruan tinggi, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya agar upaya
perlindungan ekosistem dapat berjalan beriringan dengan pemanfaatan sumber daya
laut secara bertanggung jawab.
Melalui
keterlibatan tersebut, UNG, khususnya FKTP, memperkuat pelaksanaan Tri Dharma
Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada
masyarakat. Kolaborasi ini sekaligus menjadi ruang bagi perguruan tinggi untuk
mengimplementasikan keahlian akademik dalam menjawab kebutuhan nyata
pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Gorontalo.