Update Terkini

Berita

UNG IMPLEMENTASIKAN KERJA SAMA MELALUI KKN TEMATIK, PERKUAT DAYA SAING PRODUK PERIKANAN UMKM HUANGOBOTU
Umum
Umum 11 Sep 2026 0 dilihat

UNG IMPLEMENTASIKAN KERJA SAMA MELALUI KKN TEMATIK, PERKUAT DAYA SAING PRODUK PERIKANAN UMKM HUANGOBOTU

Gorontalo-Potensi hasil perikanan di Desa Huangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan keluarga, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk usaha yang bernilai ekonomi. Potensi tersebut menjadi salah satu fokus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam mengimplementasikan kerja sama melalui program KKN Tematik Tahap II di desa pesisir tersebut.

 

Melalui KKN Tematik Tahap II, mahasiswa UNG mendorong pengembangan potensi hasil perikanan masyarakat melalui sosialisasi pengembangan UMKM pesisir yang dilaksanakan di Kantor Desa Huangobotu, Kamis (10/9/26). Kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Pangan Keluarga Melalui Peningkatan Daya Saing Produk Hasil Perikanan Berbasis Branding, Kemasan, dan Kemitraan Pemasaran.”

 

Implementasi kerja sama melalui program KKN Tematik ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan hasil perikanan menjadi produk yang memiliki daya saing. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada proses produksi, tetapi juga mencakup penguatan identitas produk, kemasan, legalitas, pemasaran, hingga peluang membangun kemitraan pemasaran.

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh pemerintah desa, Karang Taruna, pelaku UMKM, serta masyarakat Desa Huangobotu. Dalam kegiatan ini, UNG menghadirkan Wila Rumina Nento, S.Pi., M.Si., dan Sri Fitriani Monoarfa, S.Pi., M.Si., sebagai narasumber.

 

Wila Rumina Nento, S.Pi., M.Si., dalam pemaparannya membawakan materi “Penguatan Pangan Keluarga melalui Peningkatan Daya Saing Produk Hasil Perikanan Berbasis Branding dan Kemasan.” Materi tersebut mengaitkan pemanfaatan hasil perikanan dengan penguatan pangan keluarga sekaligus peluang pengembangan produk olahan skala rumah tangga.

 

Peserta diperkenalkan pada berbagai aspek yang dapat meningkatkan daya saing produk, mulai dari pemilihan nama atau merek, desain dan jenis kemasan yang sesuai dengan karakteristik produk, hingga penyusunan label. Aspek legalitas dan jaminan mutu juga menjadi bagian penting dalam pengembangan produk agar tidak hanya menarik secara tampilan, tetapi mampu membangun kepercayaan konsumen.

 

Sementara itu, Sri Fitriani Monoarfa, S.Pi., M.Si., membahas strategi pemasaran produk olahan hasil perikanan. Materi diarahkan pada kebutuhan praktis pelaku usaha, seperti mengenali target pasar, menghitung harga pokok produksi (HPP), menentukan saluran penjualan, membangun kemitraan pemasaran, serta memilih strategi promosi yang sesuai.

 

Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan produk secara lebih terarah. Pencatatan penjualan juga menjadi bagian yang ditekankan agar pelaku usaha dapat mengetahui perkembangan usahanya secara terukur dan menjadikannya sebagai dasar dalam mengambil keputusan pengembangan usaha.

 

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik II UNG Desa Huangobotu, Sitty Ainsyah Habibie, S.Pi., M.Sc., mengatakan bahwa potensi hasil perikanan di wilayah pesisir perlu diikuti dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengolah, mengemas, dan memasarkan produk.

 

“Hasil perikanan memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi produk pangan keluarga sekaligus produk usaha. Karena itu, peningkatan daya saing tidak cukup hanya dengan menghasilkan produk, tetapi juga perlu memperhatikan branding, kemasan, dan strategi pemasaran agar produk lebih mudah dikenali dan memiliki nilai jual,” ujarnya.

 

Menurutnya, kehadiran mahasiswa melalui program KKN Tematik menjadi bagian dari upaya UNG dalam menerjemahkan pengetahuan dan keterampilan akademik ke dalam kebutuhan nyata masyarakat. Melalui pendampingan dan edukasi yang diberikan, masyarakat diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal secara berkelanjutan.

 

Implementasi kerja sama melalui KKN Tematik UNG di Desa Huangobotu diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat UMKM berbasis hasil perikanan. Pengembangan produk dari sisi branding, kemasan, mutu, dan pemasaran menjadi langkah penting agar hasil perikanan lokal memiliki nilai tambah sekaligus mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

 

Dengan demikian, potensi perikanan Desa Huangobotu tidak berhenti sebagai sumber pangan keluarga, tetapi dapat berkembang menjadi produk unggulan masyarakat pesisir yang memiliki nilai ekonomi dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.